PEACE PREVAILS

May peace prevails upon all beings on the earth and beyond. You may scroll down to browse the contents of this blog.

Sunday, 30 October 2016

BELAS ALAM


Di sini, kami mengadap subuh, israk dan mi'raj bersama terbit dan terbenam matahari. Kami melayan drama komuniti kerbau dalam spa semulajadinya. Kami menghirup udara bebas cemar karbon monoksid, boleh juga jadi penawar dada yang sakit dijangkit ketagihan nikotin dan segala cemar kota.

Di sini, 'tanah' dan 'air' nya bersinergi - dengan semua mahkluk - dari yang mikro ke makro. Ayam, itik, anjing, kerbau, lembu, burung, ikan, angin, selut, pasir, laut, bukit, daun, semuanya menyediakan drama seni persembahan tanpa saka 'prasan', aksi buat-buatan, bebas dari hunusan mata tajam dan latahan minda mereka yg terlebih fikirnya menutup zikir, bebas dari kata2 dan tulisan yg berpelajaran tanpa didikan, berseni tanpa adab. 

Semasa berkayuh di pinggir pantai dengan Nina, kami lagukan 'Bengawan Solo'. Kemudian kami disapa angin laut dari pekan Kuah yang disampuk mewah : "Duhai khalifah Allah, kami dan kamu adalah bersaudara dalam satu ikatan kuantum yang saling bertaut. Kita ni semua dah semakin tenat disakat haloba tak bersekat tak bersukat, hilang berkat!! Cepat, dapatkan penawar dan obat, hadirkan barakat."

Foto oleh Huzaifah As-said Zaharuddin,

No comments:

Post a Comment